Muara Enim (Kemenag Sumsel)
Suasana pagi di madrasah pagi ini (Jumat, 10/4/2026) terasa berbeda dengan kehadiran Kepala Madrasah yang berdiri di gerbang utama, menyambut kedatangan para murid dengan penuh kehangatan. Senyum yang tulus, sapaan yang ramah, serta salam yang diberikan menjadi pemandangan yang menyejukkan sekaligus membangun semangat bagi seluruh warga madrasah.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) yang terus digaungkan sebagai bagian dari pembentukan karakter murid. Kepala Madrasah tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga memberikan contoh langsung sebagai teladan bagi guru, pegawai, dan murid.
Para murid terlihat antusias dan merasa dihargai dengan sambutan tersebut. Interaksi sederhana di pagi hari ini menjadi awal yang positif dalam menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, serta sikap hormat kepada sesama. Hal ini juga menciptakan suasana madrasah yang lebih humanis dan penuh kekeluargaan.
Selain itu, para guru dan pegawai turut terinspirasi untuk menerapkan budaya 5S dalam setiap aktivitas di lingkungan madrasah, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Dengan demikian, nilai-nilai akhlak mulia tidak hanya diajarkan secara teori, tetapi juga dipraktikkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Madrasah dalam pesannya menyampaikan, “Budaya 5S adalah fondasi dalam membentuk karakter generasi yang berakhlak mulia. Ketika kita membiasakan senyum, sapa, salam, sopan, dan santun, maka kita sedang menanamkan nilai kebaikan yang akan terus melekat dalam diri anak-anak kita. Mari kita mulai dari hal sederhana, karena dari sinilah lahir perubahan besar”, ucap Sumini.
Dengan adanya keteladanan ini, diharapkan seluruh warga madrasah semakin konsisten dalam menerapkan budaya 5S, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai akhlak dan karakter. (LA)
