min1muaraenim.sch.id Berita Bentuk Karakter Religius Sejak Dini, Murid Kelas I dan II MIN 1 Muara Enim Rutin Salat Dhuha

Bentuk Karakter Religius Sejak Dini, Murid Kelas I dan II MIN 1 Muara Enim Rutin Salat Dhuha

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga membentuk kebiasaan baik dan karakter religius sejak usia dini. Hal tersebut diwujudkan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Muara Enim melalui kegiatan rutin salat Dhuha berjamaah yang diikuti oleh murid kelas I dan II di lingkungan madrasah.

Kegiatan salat Dhuha dilaksanakan sebagai bagian dari pembiasaan keagamaan bagi murid dalam menjalani aktivitasnya di madrasah. Dengan didampingi dan diarahkan oleh guru, murid diajak mengenal serta mempraktikkan ibadah secara langsung sehingga kegiatan keagamaan tidak hanya dipahami melalui materi pembelajaran, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam keseharian.

Bagi murid kelas I dan II, pembiasaan tersebut menjadi pengalaman penting dalam mengenalkan kedisiplinan beribadah. Mereka belajar mempersiapkan diri, mengikuti tata cara salat, menjaga ketertiban, serta melaksanakan ibadah secara bersama-sama dengan teman-temannya.

Salat Dhuha Menjadi Bagian dari Pembelajaran

Pelaksanaan salat Dhuha di MIN 1 Muara Enim tidak semata-mata diposisikan sebagai rutinitas sebelum memulai aktivitas belajar. Kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran langsung yang memberikan pengalaman nyata kepada murid dalam memahami nilai-nilai keagamaan.

Melalui kegiatan ini, guru dapat memberikan pembinaan secara bertahap mengenai tata cara berwudu, bacaan salat, gerakan salat, adab berada di tempat ibadah, hingga pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban.

Pembelajaran melalui praktik secara langsung diharapkan dapat membuat murid lebih mudah memahami materi sekaligus membangun pengalaman positif dalam menjalankan ibadah.

Menumbuhkan Karakter Religius dan Disiplin

Kebiasaan salat Dhuha juga menjadi salah satu sarana MIN 1 Muara Enim dalam menanamkan pendidikan karakter religius kepada murid. Sejak kelas rendah, murid dikenalkan bahwa beribadah merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang muslim dan dapat dilakukan dalam berbagai keadaan, termasuk ketika berada di lingkungan madrasah.

Selain nilai religius, kegiatan tersebut turut menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, tertib, mandiri, serta mampu mengikuti aturan bersama. Murid belajar menyisihkan waktu untuk beribadah di tengah berbagai aktivitas pembelajaran yang mereka jalani.

Pembiasaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat melekat dalam diri murid sehingga nilai-nilai yang dipelajari di madrasah tidak berhenti ketika kegiatan belajar selesai, tetapi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Membawa Kebiasaan Baik di Luar Madrasah

MIN 1 Muara Enim berharap pembiasaan salat Dhuha dapat menjadi bekal bagi murid untuk terus menjaga ibadah, baik ketika berada di madrasah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mencetak murid yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kebiasaan ibadah, dan karakter religius yang kuat.

Melalui pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, MIN 1 Muara Enim terus berupaya menanamkan nilai bahwa pendidikan dan ibadah merupakan dua hal yang berjalan beriringan. Belajar untuk mengetahui, beribadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan berkarakter untuk menjadi pribadi yang baik. (LA)

12 Likes

Author: LA