min1muaraenim.sch.id Berita PERSAMI MIN 1 Muara Enim Resmi Ditutup, Tanamkan Disiplin dan Kemandirian dalam Keseharian

PERSAMI MIN 1 Muara Enim Resmi Ditutup, Tanamkan Disiplin dan Kemandirian dalam Keseharian

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Rangkaian kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (PERSAMI) Gugus Depan (Gudep) 001-002 MIN 1 Muara Enim resmi berakhir pada Minggu (27/9/2026), setelah berlangsung dengan penuh semangat, kebersamaan, dan pengalaman belajar bagi murid. Penutupan menjadi momentum untuk merefleksikan berbagai nilai yang telah diperoleh selama mengikuti kegiatan, sekaligus mendorong murid agar mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum kegiatan penutupan, panitia terlebih dahulu mengumumkan para pemenang berbagai perlombaan yang digelar selama PERSAMI. Pengumuman tersebut dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba yel-yel, lomba puzzle, serta lomba Dwi Satya dan Dasa Darma.

Antusiasme murid terlihat saat nama-nama pemenang diumumkan. Selain menjadi bentuk apresiasi atas semangat dan usaha yang ditunjukkan selama perlombaan, pemberian hadiah juga menjadi motivasi bagi murid untuk terus berani berpartisipasi, bekerja sama, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Penutupan Bukan Akhir dari Nilai-Nilai PERSAMI

Penutupan kegiatan disampaikan langsung oleh Pelatih Pramuka sekaligus Ketua Pelaksana PERSAMI, Joni Prasetio. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh murid yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai perlombaan.

Namun, menurutnya, hal yang lebih penting dari keberhasilan dalam perlombaan adalah bagaimana pengalaman selama PERSAMI dapat menjadi kebiasaan positif yang terus dilakukan setelah kegiatan berakhir.

“Selamat kepada para pemenang lomba. Tetapi yang paling penting, semoga kegiatan PERSAMI ini tidak berhenti hanya sampai di sini. Kebiasaan baik yang sudah dilakukan selama kegiatan harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Joni.

Ia mencontohkan berbagai kebiasaan sederhana yang dilatih selama PERSAMI, seperti menjaga kebersihan lingkungan, bekerja sama dalam tim, bangun pagi, merapikan tempat tidur, menjaga kerapian, serta belajar bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan kelompok.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang harus terus dibangun secara konsisten.

“Jangan sampai setelah PERSAMI selesai, karakter disiplin dan mandiri yang sudah dibangun selama kegiatan ikut berhenti. Justru setelah kembali ke rumah dan madrasah, kebiasaan baik itu harus tetap diterapkan,” lanjutnya.

Membawa Semangat Pramuka ke Kehidupan Sehari-hari

PERSAMI Gudep 001-002 MIN 1 Muara Enim dirancang bukan hanya sebagai kegiatan rekreatif, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran karakter melalui pengalaman langsung. Berbagai aktivitas yang dijalani murid memberikan kesempatan untuk belajar mandiri, bekerja sama, mematuhi aturan, menyelesaikan tantangan, serta bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing.

Dari kegiatan sederhana seperti merapikan tempat tidur hingga bekerja dalam kelompok, murid belajar bahwa kedisiplinan dan kemandirian tidak selalu dimulai dari hal-hal besar. Justru, karakter tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Semangat tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan kepramukaan yang menempatkan pengalaman, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan pembentukan karakter sebagai bagian penting dalam proses pendidikan.

PERSAMI Berakhir, Kebiasaan Baik Terus Berlanjut

Dengan berakhirnya PERSAMI, rangkaian kegiatan di lapangan memang selesai. Namun, nilai-nilai yang telah ditanamkan diharapkan terus hidup dalam keseharian murid, baik di madrasah maupun di lingkungan keluarga.

Bagi MIN 1 Muara Enim, keberhasilan PERSAMI tidak hanya diukur dari meriahnya kegiatan atau banyaknya perlombaan yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana pengalaman tersebut mampu membentuk kebiasaan positif pada diri murid.

PERSAMI pun menjadi sebuah pengalaman belajar yang mengajarkan bahwa disiplin harus dibiasakan, kemandirian harus dilatih, kebersamaan harus dijaga, dan tanggung jawab harus dijalankan. Setelah tenda dibongkar dan kegiatan berakhir, semangat itulah yang diharapkan tetap tumbuh dalam keseharian murid MIN 1 Muara Enim. (LA)

9 Likes

Author: LA