Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
MIN 1 Muara Enim menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di halaman madrasah, Kamis (1/10/2026). Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh guru, pegawai serta murid MIN 1 Muara Enim.
Ada yang berbeda dalam pelaksanaan upacara kali ini. Seluruh petugas upacara berasal dari unsur guru dan pegawai MIN 1 Muara Enim, sementara Kepala Madrasah, Sumini, bertindak sebagai pembina upacara. Kehadiran guru dan pegawai sebagai petugas memberikan nuansa tersendiri sekaligus menjadi bentuk keteladanan bagi murid dalam menjalankan tugas dengan disiplin, tanggung jawab dan penuh kesungguhan.
Dalam amanahnya, Sumini mengajak seluruh murid untuk memaknai peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak sebatas kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pengamalan Pancasila dapat dimulai dari lingkungan terdekat, terutama di lingkungan madrasah.
“Nilai-nilai Pancasila harus kita tanamkan dalam diri dan kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak dapat memulainya dari lingkungan madrasah, seperti menghormati guru, menghargai teman, saling membantu, menjaga persatuan, tidak membeda-bedakan, serta melaksanakan tanggung jawab dengan baik,” pesan Sumini.
Ia juga mengingatkan bahwa keberagaman yang ada di lingkungan madrasah merupakan bagian dari kehidupan bersama yang perlu dijaga dengan sikap saling menghormati. Perbedaan karakter, kemampuan maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kesempatan untuk belajar hidup rukun dan membangun kebersamaan.
Menanamkan Pancasila dari Lingkungan Madrasah
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi MIN 1 Muara Enim untuk memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan yang dilakukan setiap hari. Nilai persatuan, gotong royong, keadilan, tanggung jawab, jujur dan sikap saling menghargai dapat diwujudkan melalui berbagai aktivitas sederhana yang dilakukan murid bersama guru dan teman-temannya.
Menurut Sumini, pendidikan Pancasila akan lebih bermakna apabila tidak hanya disampaikan melalui teori, tetapi juga ditunjukkan melalui keteladanan dan kebiasaan. Karena itu, seluruh warga madrasah memiliki peran dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Pelaksanaan upacara dengan guru dan pegawai sebagai petugas juga menjadi bagian dari keteladanan tersebut. Para guru dan pegawai menunjukkan bahwa setiap tugas membutuhkan kedisiplinan, kesiapan, kerja sama dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut kemudian diharapkan dapat menjadi contoh yang dapat diteladani oleh para murid.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, MIN 1 Muara Enim terus berupaya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan warga madrasah. Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi sesuatu yang diingat dan diucapkan, tetapi benar-benar hadir dalam sikap dan perilaku sehari-hari, sehingga semangat persatuan tumbuh mulai dari madrasah dan menjadi bagian dari karakter setiap murid. (LA)
