Muara Enim (Kemenag Sumsel)
Keluarga besar MIN 1 Muara Enim melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum Indratmo Bin Supadi suami dari Julita salah satu guru MIN 1 Muara Enim sebagai bentuk ungkapan belasungkawa dan empati atas wafatnya suami beliau, Jumat (27/02/2026). Kepala Madrasah Sumini beserta dewan guru dan pegawai madrasah mengucapkan turut berduka cita semoga almarhum meninggal husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan.
Kegiatan takziah ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas keluarga besar madrasah terhadap sesama, khususnya kepada rekan kerja yang sedang mengalami musibah. Kehadiran Kepala Madrasah dan para guru diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan kekuatan bagi Julita, beserta keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MIN 1 Muara Enim menyampaikan pesan duka yang mendalam. Beliau mengungkapkan bahwa kehadiran keluarga besar MIN 1 Muara Enim merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian, sekaligus sebagai penguat bagi keluarga yang sedang berduka.
“Semoga almarhum diampuni segala dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya Ibu Julita, semoga diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” ungkap Sumini.
Keluarga besar MIN 1 Muara Enim turut mendoakan agar almarhum mendapatkan husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan. Kegiatan takziah ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan madrasah, sehingga nilai-nilai empati dan kepedulian terus terjaga. (LA)
