Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di MIN 1 Muara Enim. Hari pertama perlombaan diikuti oleh murid kelas I, II, III, dan IV dengan berbagai permainan yang dikemas meriah, edukatif, dan penuh keceriaan di halaman madrasah (Kamis, 20/8/2026).
Beragam perlombaan disiapkan untuk menguji ketangkasan sekaligus kekompakan murid, di antaranya memakai kaos kaki dan sepatu, makan kerupuk dengan pancing, memindahkan karet menggunakan pipet, serta memindahkan gelas menggunakan pipet. Setiap perlombaan menghadirkan keseruan tersendiri, terutama ketika para murid berusaha memberikan penampilan terbaik untuk membawa nama rombel masing-masing.

Keceriaan tampak jelas selama perlombaan berlangsung. Murid saling memberikan dukungan, bekerja sama, dan berusaha menyelesaikan setiap tantangan dengan penuh semangat. Meski suasana kompetisi terasa, mereka tetap menikmati setiap proses dan menunjukkan sportivitas dalam bertanding.
Kegiatan perlombaan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran karakter bagi murid. Melalui permainan sederhana, murid belajar membangun percaya diri, kemandirian, keberanian, tanggung jawab, kerja sama, kolaborasi, dan sportivitas.
Kepala MIN 1 Muara Enim, Sumini, mengapresiasi antusiasme seluruh murid yang mengikuti perlombaan. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi anak untuk belajar melalui pengalaman langsung dalam suasana yang menyenangkan.
“Perlombaan ini bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak belajar percaya diri, berani mencoba, bekerja sama, bertanggung jawab, dan menghargai teman. Nilai-nilai karakter seperti inilah yang ingin terus kita tumbuhkan melalui kegiatan di madrasah,” ujar Sumini.
Semangat dan keceriaan yang ditampilkan murid menjadi warna tersendiri dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di MIN 1 Muara Enim. Dari arena perlombaan, mereka belajar bahwa berkompetisi bukan sekadar menjadi yang terbaik, tetapi juga tentang berani mencoba, bekerja bersama, dan menikmati prosesnya. (LA)
