min1muaraenim.sch.id Berita Cegah Bullying Sejak Dini, MIN 1 Muara Enim Gelar Sosialisasi Perlindungan Anak Bersama DP3A Kabupaten Muara Enim

Cegah Bullying Sejak Dini, MIN 1 Muara Enim Gelar Sosialisasi Perlindungan Anak Bersama DP3A Kabupaten Muara Enim

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Upaya menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan ramah anak terus diperkuat MIN 1 Muara Enim. Bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Muara Enim, madrasah menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus di Kabupaten Muara Enim Tahun 2026 pada Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di MIN 1 Muara Enim ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan, serta murid, khususnya murid kelas VI. Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman seluruh warga madrasah tentang pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan, perundungan (bullying), dan segala bentuk perilaku yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

Hadir sebagai narasumber, Ervana Ikha Yusnita dari RSUD dr. H. M. Rabain Muara Enim, Rinaldi Ahmad dari Balai Pemasyarakatan Muara Enim, Ekawati dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, serta Trisia Marni, Koordinator Wilayah Kecamatan Muara Enim. Keempat narasumber memberikan materi dari berbagai sudut pandang sesuai bidang keahlian masing-masing.

Dalam pemaparannya, para narasumber mengangkat tema “Bullying di Lingkungan Sekolah dan Dampak Hukumnya serta Peran Tenaga Pendidik dalam Penanganan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah.” Peserta diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk perundungan, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, hingga konsekuensi hukum yang dapat muncul akibat tindakan kekerasan terhadap anak.

Selain itu, para guru juga dibekali pemahaman mengenai peran strategis tenaga pendidik dalam mencegah, mengenali, dan menangani kasus kekerasan di lingkungan sekolah. Guru diharapkan mampu menjadi pelindung, pendamping, sekaligus teladan dalam membangun budaya sekolah yang aman, inklusif, dan menghargai setiap murid.

Kepala MIN 1 Muara Enim, Sumini, menyampaikan apresiasi kepada DP3A Kabupaten Muara Enim beserta seluruh narasumber yang telah memilih MIN 1 Muara Enim sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal penting bagi guru maupun murid dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menghormati hak-hak anak dan mencegah segala bentuk kekerasan di lingkungan madrasah.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sejalan dengan komitmen MIN 1 Muara Enim dalam mewujudkan madrasah yang ramah anak. Edukasi seperti ini sangat penting agar guru dan murid memahami bahwa bullying bukan sekadar candaan, tetapi tindakan yang dapat berdampak serius bagi korban maupun pelakunya. Harapannya, seluruh warga madrasah dapat bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai,” ungkap Sumini.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Berbagai pertanyaan dan diskusi muncul terkait cara mencegah perundungan, membangun komunikasi yang sehat antarmurid, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menemukan indikasi kekerasan di lingkungan sekolah. Diharapkan, sinergi antara madrasah, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi setiap anak. (LA)

1 Likes

Author: LA