Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Kepala MIN 1 Muara Enim, Sumini, mengikuti kegiatan upacara penghormatan Bendera Merah Putih dan doa bersama yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 bulan berjalan di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim (Selasa, 17/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim sebagai wujud penguatan nilai-nilai nasionalisme, disiplin, dan kebersamaan di lingkungan ASN Kementerian Agama. Pelaksanaan upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Selain menjadi agenda rutin bulanan, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan semangat pengabdian, menjaga integritas, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Setelah pelaksanaan upacara dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim. Rapat tersebut membahas berbagai hal terkait tata kelola keuangan, khususnya mengenai pengelolaan dana hibah pada satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama.
Dalam arahannya, Kakan Kemenag Kab. Muara Enim menegaskan pentingnya kehati-hatian dan ketelitian dalam pengelolaan anggaran. “Dana hibah dan dana BOS memiliki peruntukan serta mekanisme pertanggungjawaban yang berbeda. Oleh karena itu, seluruh satuan kerja harus memastikan tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan atau penggunaan akun yang sama pada satu kegiatan. Pengelolaan anggaran yang baik merupakan wujud integritas dan tanggung jawab kita dalam menjaga kepercayaan publik,” Ucap Abdul Harris Putra.
Beberapa poin penting yang menjadi perhatian dalam rapat koordinasi tersebut, antara lain:
- Pengelolaan dana hibah harus dilaksanakan secara tertib, akuntabel, dan sesuai peraturan yang berlaku.
- Setiap program dan kegiatan harus memiliki perencanaan dan penganggaran yang jelas untuk menghindari pembiayaan ganda (double account).
- Diperlukan kehati-hatian dan koordinasi yang baik dalam pengelolaan anggaran agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Usai mengikuti kegiatan tersebut, Kepala MIN 1 Muara Enim, Sumini, menyampaikan bahwa rapat koordinasi menjadi pengingat penting bagi seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan yang baik dan akuntabel. “Pengelolaan anggaran merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Melalui rapat ini, kami diingatkan kembali untuk lebih cermat dalam merencanakan dan menggunakan dana hibah agar tidak terjadi tumpang tindih dengan dana BOS maupun pembiayaan ganda pada kegiatan yang sama. Semoga pengelolaan keuangan di madrasah semakin tertib, transparan, dan memberikan manfaat yang optimal bagi peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Kementerian Agama, termasuk satuan pendidikan madrasah, semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang profesional, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip good governance demi mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan dan keagamaan kepada masyarakat. (LA)
