min1muaraenim.sch.id Berita Mading Bergilir, Gerakan Literasi MIN 1 Muara Enim Hadirkan Ruang Kreatif bagi Murid untuk Berkarya

Mading Bergilir, Gerakan Literasi MIN 1 Muara Enim Hadirkan Ruang Kreatif bagi Murid untuk Berkarya

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Perpustakaan MIN 1 Muara Enim terus berinovasi dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan madrasah. Salah satu program yang kini digalakkan adalah Majalah Dinding (Mading) Madrasah, sebuah wadah bagi murid untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengembangkan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis melalui karya-karya yang dipublikasikan secara berkala.

Program ini menerapkan sistem bergilir, di mana setiap kelas mendapat jadwal untuk mengelola dan mengisi mading setiap minggu. Tema yang diangkat disesuaikan dengan isu-isu terkini serta hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari murid, sehingga materi yang disajikan menjadi lebih menarik, relevan, dan mudah dipahami.

Melalui program ini, murid didorong untuk menghasilkan berbagai karya, seperti artikel, puisi, cerpen, pantun, komik edukatif, informasi pengetahuan, tokoh inspiratif, hingga karya ilustrasi yang dikemas secara kreatif. Setiap mading menjadi hasil kolaborasi seluruh anggota kelas sehingga mampu melatih kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, serta menghargai ide dan pendapat teman.

Kepala MIN 1 Muara Enim, Sumini, menyampaikan bahwa program mading merupakan salah satu strategi madrasah dalam membangun budaya literasi yang menyenangkan. Menurutnya, literasi tidak hanya diwujudkan melalui kebiasaan membaca buku, tetapi juga melalui keberanian murid dalam menuangkan gagasan dan menampilkan hasil karyanya kepada orang lain.

“Mading menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar menulis, membaca, berpikir kreatif, dan berkolaborasi. Kami ingin literasi tumbuh sebagai budaya yang menyenangkan sehingga setiap murid memiliki kesempatan untuk berkarya dan menunjukkan potensi terbaiknya,” ujar Sumini.

Selain meningkatkan kemampuan literasi, program ini juga diharapkan mampu membangun rasa percaya diri murid. Dengan melihat hasil karya mereka dipajang di lingkungan madrasah, murid akan semakin termotivasi untuk terus belajar, mencari informasi, dan menghasilkan karya-karya yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.

Perpustakaan MIN 1 Muara Enim juga mendorong setiap kelas untuk menyajikan tema yang aktual dan dekat dengan kehidupan, seperti lingkungan hidup, kesehatan, budaya, teknologi, hari-hari besar nasional dan keagamaan, hingga nilai-nilai karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mading tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga sarana edukasi yang menarik bagi seluruh warga madrasah.

Melalui program Majalah Dinding yang dilaksanakan secara bergilr, MIN 1 Muara Enim berharap budaya literasi dan kreativitas dapat terus berkembang di kalangan murid. Madrasah optimistis, kebiasaan membaca, menulis, dan berkarya yang ditanamkan sejak dini akan melahirkan generasi yang kreatif, komunikatif, berwawasan luas, serta mampu menghadapi tantangan masa depan dengan penuh percaya diri. (LA)

13 Likes

Author: LA